Friday, September 27, 2013

Teori Musik Dasar





TEORI MUSIK DAN ISTILAH DALAM MUSIK
           Teori musik merupakan cabang ilmu yang menjelaskan unsur-unsur musik. Cabang ilmu ini mencakup pengembangan dan penerapan metode untuk menganalisis maupun menggubah musik, dan keterkaitan antara notasi musikdan pembawaan musik.

Hal - hal yang dipelajari dalam teori musik mencakup misalnya suara, nada, notasi, ritme, melodi, dsb.
 Suara. Teori musik menjelaskan bagaimana suara dinotasikan atau dituliskan dan bagaimana suara tersebut ditangkap dalam benak pendengarnya. Dalam musik, gelombang suara biasanya dibahas tidak dalam panjang pendek gelombangnya  maupun periodenya, melainkan dalam frekuensinya. Aspek-aspek dasar suara dalam musik biasanya dijelaskan dalam tala (Inggris: pitch, yaitu tinggi nada), durasi (berapa lama suara ada), intensitas, dan timbre (warna bunyi).
 Nada adalah bunyi yang beraturan, yaitu memiliki frekuensi tunggal tertentu. Dalam  teori musik, setiap nada memiliki tinggi nada dan tala tertentu menurut frekuensinya ataupun menurut jarak relatif tinggi nada tersebut terhadap tinggi nada patokan. Nada dasar suatu karya musik menentukan frekuensi tiap nada dalam karya tersebut. Nada dapat diatur dalam tangga nada yang berbeda-beda. Perbedaan tala antara dua nada disebut sebagai interval. Nada dalam teori musik diatonis barat diidentifikasikan menjadi 12 nada yang masing-masing diberi nama yaitu nada C,D,E,F,G,A dan B. Serta nada-nada kromatis yaitu Cis/Des, Dis/Es, Fis/Ges, Gis/As, dan Ais/Bes. Istilah "nada" sering dipertukarkan penggunaannya dengan not, walaupun kedua istilah tersebut memiliki perbedaan arti.
 Melodi (Yunani - meloidia, bernyanyi, berteriak) atau disebut juga suara. Dalam arti melodi adalah urutan nada dan jangka waktu. Rangkaian tersebut dapat dibunyikan sendirian, yaitu tanpa iringan, atau dapat merupakan bagian dari rangkaian akord dalam waktu (biasanya merupakan rangkaian nada tertinggi dalam akord-akord tersebut).
Melodi terbentuk dari sebuah rangkaian nada secara horisontal. Unit terkecil dari melodi adalah Motif.  
Motif adalah tiga nada atau lebih yang memiliki maksud atau makna musikal. Gabungan dari Motif adalah Semi Frase, dan gabungan dari Semi Frase adalah Frase (Kalimat). Sebuah Melodi yang paling umum biasanya terdiri dari dua Semi Frase yaitu kalimat tanya (Antisiden) dan kalimat jawab (Konsekuen).

Istilah Dalam Musik

Kadensa: suatu rangkaian harmoni sebgai penutup pada akhir melodi atau ditengah kalimat, sehingga bisa menutup sempurna melodi tersebut atau setengah menutup (sementara) melodi tersebut.

  • Intro : melodi pembuka sebelum lagu dimulai
  • Interlude : melodi yang dimainkan ditengah lagu
  • Phrasering : aturan pemenggalan kalimat yang baik dan benar
  • Intonasi adalah tinggi rendahnya suatu nada yang harus dijangkau dengan tepat.
  • Artikulasi : cara pengucapan kata demi kata yang baik dan jelas
  • Ambitus Suara :luas wilayah nada yang mampu dijangkau oleh seseorang.
·     Resonansi : usaha untuk memperindah suara dengan mefungsikan rongga-rongga udara yang turut bervibrasi/ bergetar disekitar mulut dan tenggorokan.

·    Vibrato : Usaha untuk memperindah sebuah lagu dengan cara memberi gelombang/ suara yang bergetar teratur, biasanya di terapkan di setiap akhir sebuah kalimat lagu.

Improvisasi : usaha memperindah lagu dengan merubah/menambah sebagian melodi lagu dengan profesional, tanpa merubah melodi pokoknya

No comments:

Post a Comment